Kamis, 05 Februari 2015

Wisata Permandian Alam Eremerasa Bantaeng

Kabupaten Bantaeng adalah salah satu kabupaten yang ada di propinsi Sulawesi Selatan. Perjalanan untuk sampai ke Kabupaten Bantaeng dari Makassar  akan memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam jika menggunakan kendaraan roda empat . Namun jika anda menggunakan motor, hanya butuh waktu sekitar dua jam lebih tiga puluh menit saja.

Kabupaten Bantaeng ini memiliki banyak objek wisata untuk menjadi pilihan liburan bagi anda dan keluarga. Salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bantaeng yang wajib anda kunjungi adalah permandian alam Eremerasa atau biasa disingkat dengan  permandian Ermes. Disebut pemandian alam karena memang air di permandian ini langsung berasal dari mata air alami pegunungan yang kemudian ditampung dalam kolam buatan dan disulap menjadi kolam renang. 

Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri yang dapat anda nikmati di permandian ini. Yaitu kepuasan mandi atau berenang dengan air yang benar-benar jernih, sejuk dan segar sambil menikmati indahnya pemandangan alam sekitar.
 

Di tempat ini terdapat dua kolam renang, kolam renang untuk dewasa dan kolam renang untuk anak-anak. Di permandian ini juga terdapat jasa penyewaan ban buat berenang untuk menambah keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung yang memang mempunyai anak-anak yang masih kecil. 
 
Yang menariknya lagi, setelah puas mandi atau berenang di sini, biasanya perut terasa lapar :D, tapi tenang saja karena di sekitar tangga menuju kolam renang banyak terdapat pondok – pondok kecil yang menyediakan berbagai makanan dengan harga terjangkau, jadi tidak perlu khawatir kelaparan. Selamat mandi dan berenang sepuas-puasnya. (EZR)


Wisata Pantai Marina Bantaeng

Debur ombak menghempas bibir pantai dan panorama Laut Flores yang indah membiru bersih disertai angin sepoi-sepoi berhembus menambah indahnya suasana Pantai Marina, Desa Korongbatu yang kini menjadi objek wisata primadona Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.


Pantai Marina yang indah, akan semakin elok dan memikat bagi mereka yang berkunjung terutama di malam hari sembari menikmati suasana harmoni di malam yang dingin bertabur cahaya lampu hias beraneka warna menghiasi tiang-tiang listrik dan pepohanan dalam kawasan wisata pantai yang penuh pesona.

Pariwisata Bantaeng yang berjuluk daerah "Butta Toa" sejak lima tahun terakhir maju dan berkembang pesat secara mandiri tanpa dukungan dana APBD dengan menampilkan beragam objek, seperti wisata pantai, agrowisata, wisata alam, wisata budaya, dan akan menjadi salah satu kota wisata MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) di Sulsel setelah Makassar.

Pantai Marina Desa Korong Batu Kecamatan Pa'julukang wilayah perbatasan Kabupaten Bulukumba kini sedang dibangun hotel bintang lima dilengkapi ruang konvensi. Fasilitas ini sekaligus menjadikan kawasan Pantai Marina sebagai tempat pertemuan berskala nasional maupun internasional yang kelak akan menjadi destinasi dunia.


Daya tarik dan keindahan Pantai Marina Bantaeng tidak kalah dengan objek wisata pantai di beberapa daerah, termasuk Pantai Kuta Bali yang telah mendunia. Bahkan jika berkunjung ke Kabupaten Bantaeng, tidak hanya terpesona Pantai Marina "nan elok", tetapi objek wisata yang ada di daerah itu juga punya daya pikat yang cukup memikat seperti Pantai Seruni dan Pantai Lamalaka.

Pantai Marina menyimpan sejuta pesona, pengunjung dapat bersantai sembari menikmati panorama luat Flores yang bersih membiru, hamparan pasir putih sepanjang garis pantai yang fantastis dan dari kejauhan di waktu senja, hadir pula pesona" Sunset" terbenamnya matahari menambah suasana semakin terasa nyaman di saat berlibur akhir pekan.

Wisata Bantaeng yang semakin menggeliat menyuguhkan objek wisata nyaris sempurna yang tak ditemukan di daerah lain. Bantaeng punya "Marine Tourism", sepanjang garis pantai sejak memasuki wilayah perbatasan Kabupaetn Jeneponto hingga perbatasan kabupaten Bulukumba yang kini menjadi objek wisata andalan yakni Pantai Seruni, Pantai Lamalaka dan Pantai Marina di ujung perbatasan kabupaten Bulukumba.

Sektor pariwisata kini merupakan salah satu pemasok devisa Negara terbesar setelah Migas, sehingga pemerintah terus memacu sektor jasa ini dalam negeri untuk meraih devisa, baik dari kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Sejumlah daerah di tanah air kini berlomba menjadikan daerahnya sebagai destinasi utama untuk meraih devisa dari sektor jasa ini dengan membangun objek wisata yang bisa menarik minat kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik. salah satunya adalah Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Nurdin Abdullah yang dipercaya memimpin daerah ini dalam kurun waktu relatif singkat berhasil mengubah wajah daerah berjuluk, "Butta Toa" ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.


Weekend di Pantai Marina

Sebelum menjadi kawasan wisata primadona, lokasi ini adalah lahan marginal ditumbuhi padang ilalang yang gersang, namun kini semua orang yang melintas di kawasn itu akann disuguhi pemandangan yang menakjubkan penuh pesona.


Dari kejauhan nampak pintu gerbang bertuliskan "Rest Area Marina Beach", dan lebih elok lagi dipandang pada malam hari dengan lampu-lampu hias berwarna-warni gemerlapan menambah indahnya Pantai Marina untuk berlibur akhir pekan bersama keluarga (Weekend)

Fasilitas di objek wisata ini antara lain masjid, pasar tradisional, pasar modern, restoran, ruang pertemuan, cinderamata, kuliner, kolam memancing, arena jetksi, warnet, gazebo untuk mengasoh, tenda pujasera, panggung upacara, SPBU, berbagai menu makanan, juga ada arena jogging, serta palataran parkir yang luas, banana boat, voli pantai, ujar Zainal Abidin penanggung jawab Pantai Marina.

"Kami senantiasa memanjakan tamu dengan pelayanan prima memanfaatkan fasilitas tersedia, termasuk menu makanan. Sedang tarif kamar hotel rata-rata Rp350 ribu/malam dan tarif cotteges Rp1,25 juta/malam. Wapres Jusuf Kalla, salah satu tamu yang pernah mengingat di cotteges Pantai Marina, katanya.

Bantaeng berada sekitar 120 kilometer sebelah selatan Makassar atau ditempuh selama tiga jam perjalanan darat dari Bandara Sultan Hasanuddin Mandai, Maros, sementara Pantai Marina berjarak 12 km dari Kota Bantaeng. Sebelum sampai ke Pantai Marina yang penuh pesona, pengunjung juga bisa menikmati harmoni Pantai Seruni dan Lamalaka yang berada di jantung Kota Bantaeng.(EZR)